Dunia Rumah on Facebook
Tampilkan postingan dengan label Sistem dan Perencanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem dan Perencanaan. Tampilkan semua postingan

Sudut Kemiringan Berbagai Bahan Penutup Atap

Air hujan harus bisa mengalir dengan baik. Oleh karena itu, dibutuhkan sudut kemiringan yang pas untuk setiap atap.

Masing-masing bahan penutup atap memerlukan konstruksi atap dengan sudut kemiringan berbeda. Contohnya, pada genteng, yang dipasang satuan. Akan mudah terjadi tampias, apabila genteng dipasang pada kemiringan yang terlalu landai. Sebaliknya untuk asbes, yang dipasang lembaran. Tidak akan tampias, walaupun dipasang pada kemiringan yang tidak curam.

Agar lebih mudah, berikut adalah pedoman kemiringan pemasangan atap:

Bahan Penutup Atap Kemiringan
Beton 1-2 derajat
Kaca 10-20 derajat
Semen asbes 15-25 derajat
Seng 20-25 derajat
Genteng 30-40 derajat
Sirap 25-40 derajat
Alang atau ijuk >40 derajat

Memasang Atap Logam

Pengunci khusus menjadi kunci sukses memasang genteng material logam. Cukup tekan dan jepit, proses pun rampung.

Bentuk dan material penutup atap rumah beraneka jenis dan rupa. Ada genteng tanah liat, genteng beton, ada juga yang dari logam (seng), atau baja ringan. Satu hal yang sama dari aneka penutup atap itu adalah memiliki relief. Namun bentuknya beda-beda, ada yang bertekstur mirip genteng biasa, ada yang bergelombang.

Setiap jenis penutup atap memiliki cara pemasangan yang berbeda. Beda yang umum adalah cara melekatkannya ke konstruksi atap. Sebagai contoh, genteng tanah liat atau beton umumnya dipasang di atas konstruksi atap kayu. Pemasangannya tak sulit. Cukup kaitkan genteng ke reng, setelah itu tindih bagian tepinya dengan genteng lain.

Pemasangan genteng logam agak lain. Biasanya dilekatkan menggunakan sekrup, paku, atau pengunci khusus.

Genteng logam yang banyak dijual sekarang ini terbuat dari campuran seng dan aluminium. Tiap lembar, salah satunya, berukuran lebar 80cm dan panjang 77cm. Genteng ukuran ini dapat dipasang dengan cepat karena sekali pasang setara dengan memasang delapan deret genteng tanah liat. Cara memasangnya pun mudah. Tempatkan genteng di atas reng yang telah disiapkan, kemudian tempelkan menggunakan paku.

Ada lagi genteng dari baja ringan, yang berukuran lebih besar. Genteng ini lebih sering digunakan sebagai penutup atap pabrik atau gedung, walaupun sudah diaplikasikan juga di rumah tinggal. Pemasangan genteng baja ternyata lebih mudah karena sudah dilengkapi dengan pengunci khusus. Di samping itu, ukurannya yang fantastis, lebar 40,6mm dan panjang sesuai pesanan, mempercepat proses pengerjaan. Juga memperkecil kemungkinan bocor atau rembes. *

Bahan dan Alat: (foto: 01)

  • Ada beberapa merek genteng dari baja ringan. Salah satunya, atap bergelombang baja ringan (Lysaght Klik-Lok), yang sudah dilengkapi dudukan pengunci tipe KL 65.
  • Aluminium foil, glasswool, sealant gun, tang, sekrup, gunting metal, nok, gergaji metal, dan bor listrik.

Langkah Pengerjaan:

  1. Setelah rangka atap rampung, lakukan pemasangan jala kawat untuk insulasi (aluminium foil dan glasswool). Insulasi ditempatkan cara double sided (dua sisi bolak-balik). Ini untuk meredam panas matahari, juga suara bising air hujan.
  2. Pasang dudukan pengunci tipe KL 65 pada gording rangka atap yang sudah terpasang insulasi. Sekrupkan dudukan pengunci. Gunakan bor listrik sebagai alat bantu penyekrupan.
  3. Pasang lembaran atap bergelombang baja ringan di atas dudukan pengunci tadi. Luruskan posisi dan cantelkan. Jika sudah pas, tekan dengan kaki hingga terkunci. Cara yang sama dilakukan untuk lembaran penutup atap berikutnya.
  4. Lakukan pemasangan penutup bagian tepi dengan gambar dan bentuk yang sudah ditentukan. Pemasangan dilakukan dengan bantuan pengunci dan bor listrik khusus.
  5. Sebelum melakukan pemasangan nok, ujung atap ditekuk ke arah luar dengan alat penekuk khusus. Sudut tekukan 80ยบ. Tekukan ini berfungsi sebagai penahan limpahan air yang masuk karena tertiup angin. Pasang nok setelah ujung atap ditekuk rapi.
  6. Nok yang terpasang dicoak dengan gunting metal pada tiap gelombang puncak atap. Setelah coakan selesai, lakukan penguncian dengan sekrup khusus yang dipasang selang-seling per satu gelombang. Penyekrupan menggunakan alat bor listrik dengan posisi tegak lurus, sehingga posisi sekrup tidak miring. Sisa panjang nok dapat dipotong dengan gunting metal.
  7. Gunakan sealant gun untuk sambungan nok. Pengeleman dilakukan pada nok bagian bawah dan atas. Tempel keduanya dengan cara ditekan. Setelah kering, sekrup dengan alat bor listrik pada sambungan sehingga terkunci.

Berbagai Pilihan Bentuk Atap

Atap memiliki fungsi untuk melindungi rumah dari panas dan hujan. Selain itu, atap yang sedap dipandang, juga melambangkan selera artistik pemiliknya.

Ada berbagai bentuk atap. Namun dalam memilih atap, perlu dikedepankan soal fungsinya. Atap juga harus memiliki ketahanan terhadap perubahan cuaca.

Selain kemampuan memenuhi fungsinya, dalam memilih atap perlu juga dipertimbangkan soal estetika. Atap dikatakan baik jika memenuhi tiga hal, yaitu: komposisi, skala, dan keindahan itu sendiri.

1. Atap Pelana - Merupakan atap yang dianggap paling aman. Pemeliharaannya simpel, dan mudah dideteksi jika terjadi kebocoran. Biaya pembuatannya pun paling murah, dibanding bentuk-bentuk atap lainnya.Atap pelana terdiri atas dua bidang miring yang ujung atasnya bertemu pada satu garis lurus. Pertemuan tersebut, biasa disebut dengan bubungan. Kemiringannya bisa diatur, antara 30-45 derajat. Sedangkan, tepi bawah bidang atap, disebut tepi teritis. Biasanya di sinilah dipasang talang air.

Foto: Richard

2. Atap Perisai - Merupakan penyempurnaan dari bentuk atap pelana. Terdiri atas dua bidang atap miring, yang berbentuk trapesium. Tepi atasnya bertemu pada satu garis (bubungan). Dua bidang atap lainnya berbentuk segi tiga, dengan kemiringan yang biasanya sama.Bentuk atap ini tampak cantik, seperti joglo. Namun ada kelemahannya, yaitu mudah bocor dan retak. Penggunaan banyak kayu sebagai sambungan, membutuhkan biaya lebih mahal dari atap pelana.

Foto: Martin

3. Atap Sandar - Biasa disebut atap tempel. Umumnya terdiri atas dua bidang atap miring. Bagian tepi atasnya, bersandar atau menempel pada tembok bangunan. Rumah dengan bentuk atap sandar, biasanya merupakan tambahan. Misalnya ingin menambah bangunan baru, di samping bangunan lama.Foto: Richard
4. Atap Datar - Modelnya berupa bidang datar memanjang horizontal. Seringkali dipakai untuk atap teras di depan pintu masuk. Sebagian bahkan digunakan untuk membuat taman, di atap rumah.Atap datar adalah yang paling sulit perawatannya, terutama masalah kebocoran. Oleh karena itu pengecorannya tidak bisa sembarangan. Perlu biaya yang lumayan mahal. Selain itu, atap datar tidak memiliki rongga ruang di bawahnya. Sehingga, membuat suhu udara ruangan di bawahnya terasa panas.

Foto: Richard

Penulis: Tim IDEA/Anissa

Teknik pengerjaan atap

Pengerjaan atap harus dibuat secermat mungkin sesuai dengan karakteristik yang mengikuti setiap jenis bahan. Beberapa contoh persyaratan berikut ini harus diikuti.

Bentang maksimal

Setiap jenis material memiliki karakteristik tersendiri. Rangka atap baja memiliki kemampuan bentang lebih panjang daripada material kayu. Baja atau kayu,dapat disambung dengan sambungan khusus dengan memerhatikan dimensi/ukuran batang dan perilaku gaya pada batang yang akan disambung.

Teknik sambungan

Kekuatan sambungan antar elemen yang digunakan untuk rangka juga harus diperhatikan. Misalnya,kayu yang mempunyai keterbatasan ukuran maka penyambungan yang baik dan benar adalah kunci kekuatan atap.

Ada 2 metode menyambung kayu,yaitu :

- baut (tanpa plat/dengan plat T/dengan plat L) pilih diameter yang tepat agar kayu tidak pecah ketika dibaut. Jumlah baut disesuaikan dengan kekuatan struktur yang akan membebani sambungan tersebut dan dimensi kayunya.

- Paku dimensi paku disesuaikan dengan dimensi kayu,yakni 2x ketebalan kayu yg disambung.

Pemasangan

Kerapian pemasangan penutup atap (presisi),jika menggunakan genteng,maka jarak reng harus sesuai spesifikasi dan rekomendasi dari produsen. Beberapa contoh pengerjaan atap yang tidak cermat sering terjadi pada jurai dalam,yaitu terdapatnya sambungan tekuk ke bagian dalam;susunan atap yang tidak berpresisi;atau bidang atap yang bergelombang akibat dari pemasangan reng yg tidak rapi. Semua ini mengakibatkan munculnya gangguan pada atap dan mempengaruhi kekuatan atap.

Keawetan material

Awet atau tidaknya atap dikaitkan dengan faktor lingkungan termasuk cuaca dan organisme perusak yang dapat menyebabkan menurunnya kemampuan struktur. Misalnya,serangan rayap terhadap kayu. Kayu yang diserang akan terlihat masih utuh meski bagian dalamnya keropos. Maka,untuk menciptakan atap yang kuat perlu dilakukan teknik perlindungan terhadap material bangunan. Contohnya,sebelum digunakan kayu harus diberi treatment yang dapat meningkatkan daya tahan kayu. Bahan dari metal biasanya diberi coating atau lapisan khusus yang melindungi material dari korosi atau karat.

Bentuk atap berdasarkan kemiringan

  1. atap datar (kemiringan 0°- 4°)

karakter:

- sederhana dari segi pembuatan dan penampakkannya.

- Biaya per m2 lebih murah (pemakaian bahan lebih hemat)

- Ruangan cenderung panas karena umumnya atap datar menggunakan bahan metal (mempunyai penyaluran panas yang rendah sehingga panas matahari langsung dialirkan kedalam ruang);

- Ada 2 jenis penutup,yaitu atap beton dan atap metal. Atap beton lebih mahal tetapi penyaluran panasnya lebih tinggi.

  1. atap miring,(tinggi atap sama dengan /lebih dari setengah lebar bangunan)

karakter:

- konstruksi atap lebih rumit;

- membutuhkan jumlah material yang lebih banyak;

- ruang di bawah lebih dingin karena adanya rongga di dalamnya;

- pilihan bahan ada 2 yaitu tanah liat (genteng) dan bahan pengganti seperti beton,bitumen,kayu keras (sirap),dan lembaran baja tipis yang dibentuk seperti genteng;

- pilihan model atap:pelana,perisai,kerucut,kombinasi beberapa tipe.

Tim Duniarumah

Merancang atap yang aman

Atap dapat dikatakan berkualitas jika strukturnya kuat/kokoh dan awet/tahan lama. Faktor iklim menjadi bahan pertimbangan penting dalam merancang bentuk dan konstruksi atap/bangunan.
Keberadaan atap pada rumah sangat penting mengingat fungsinya seperti payung yang melindungi seisi rumah dari gangguan cuaca (panas,hujan dan angin). Oleh karena itu,sebuah atap harus benar-benar kokoh/kuat dan kekuatannya tergantung pada struktur pendukung atap. Mengacu pada kondisi iklim perancangan atap yang baik ditentukan 3 faktor, yakni jenis material,bentuk/ukuran,dan teknik pengerjaan.
A. Je
nis material struktur dan penutup atap

Penentuan material tergantung pada selera penghuni,namun harus tetap memerhatikan prinsip dasar sebuah struktur yaitu harus kuat,presisi,cukup ringan,dan tidak over design. Atap yang kuat harus mampu menahan besarnya beban yang bekerja pada elemen struktur atap.


Ada 3 jenis beban yang bekerja pada atap yaitu:

  1. beban berat sendiri (bahan rangka,penopang rangka,dan penutup atap),
  2. beban angin tekan dan angin hisap,dan
  3. beban bergerak lain (berat manusia saat pemasangan dan pemeliharaan).

Pemilihan bahan tertentu harus diikuti oleh pengetahuan yang lengkap akan karakteristik setiap bahan.

B. Bentuk & ukuran

Dibandingkan hujan dan panas,angin merupakan faktor yang paling diperhitungkan demi menjamin atap yang kuat. Beberapa masalah akibat angin kencang antara lain:penutup atap yg terbang,gording terlepas,kuda-kuda terangkat,dan kolom kayu bergeser atau terangkat.

Atap yang baik adalah yang dapat menerima beban angin yang sama dari segala arah (idealnya adalah bentuk atap bulat). Bentuk ini sangat berpengaruh pada besarnya tekanan angin yang bekerja pada bangunan. Semakin tinggi bangunan akan semakin besar tekanan angin. Tekanan angin bekerja lebih ringan bila tinggi bangunan lebih kecil dari setengah lebar bangunan. Kemiringan atap yang memberikan beban angin yg rendah adalah antara 10°-30°. Untuk sudut yang lebih besar dari dari 30°,perlu kekuatan yg lebih baik dan penutup yg sesuai.

Tips :

Penutup atap dari seng dan asbes gelombang harus diikat pada gording dengan paku paling sedikit 6 paku tiap 1 m2.

Penutup atap genteng harus diikat dengan kawat tiap 5 jalur genteng,sedangkan untuk genteng yang ada lubangnya dapat dipakukan ke reng.

Tim Duniarumah

Mengenal Atap

Tiga komponen penyusun atap:

  1. struktur atap (rangka atap dan penopang rangka atap);
  2. penutup atap (genteng,polikarbonat);
  3. pelengkap atap (talang horizontal/vertikal dan lisplang)

A. Struktur atap

Pengertian struktur atap adalah bagian bangunan yang menahan /mengalirkan beban-beban dari atap. Struktur atap terbagi menjadi rangka atap dan penopang rangka atap. Rangka atap berfungsi menahan beban dari bahan penutup atap sehingga umumnya berupa susunan balok –balok (dari kayu/bambu/baja) secara vertikal dan horizontal –kecuali pada struktur atap dak beton. Berdasarkan posisi inilah maka muncul istilah gording,kasau dan reng. Susunan rangka atap dapat menghasilkan lekukan pada atap (jurai dalam/luar) dan menciptakan bentuk atap tertentu.
Penopang rangka atap adalah balok kayu yang disusun membentuk segitig
a,disebut dengan istilah kuda-kuda. Kuda-kuda berada dibawah rangka atap,fungsinya untuk menyangga rangka atap. Sebagai pengaku,bagian atas kuda-kuda disangkutkan pada balok bubungan,sementara kedua kakinya dihubungkan dengan kolom struktur untuk mengalirakan beban ke tanah.
Secara umum dikenal 4 jenis struktur atap yaitu: struktur dinding (sopi-sopi) rangka kayu,kuda-kuda dan rangka kayu,struktur baja konvensional,struktur baja ringan. Diluar itu ada pula struktur dak beton yang biasa digunakan untuk atap datar.

Atap dan bagian-bagiannya

1. jurai dalam

Jurai dalam ialah bagian yang tajam pada atap,berjalan dari garis tiris atap sampai bubungan,dan terdapat pada pertemuan dua bidang atap pada sudut bangunan kedalam.

2. jurai luar

Jurai luar,ialah bagian yang tajam pada atap,berjalan dari garis tiris atap sampai bubungan,terdapat pada pertemuan dua bidang atap pada sudut bangunan ke luar.

3. bubungan (nok)

Merupakan sisi atap yang teratas,selalu dalam keadaan datar dan umumnya menentukan arah bangunan.

4. gording

Balok atap sebagai pengikat yang menghubungkan antar kuda-kuda. Gording juga menjadi dudukan untuk kasau dan balok jurai dalam.

5. kasau

Komponen atap yang terletak diatas gording dan menjadi dudukan untuk reng.

6. reng

Komponen atap yang memiliki profil paling kecil dalam bentuk dan ukurannya. Posisinya melintang diatas kasau. Reng berfungsi sebagai penahan penutup atap (genteng dan lain-lain). Fungsi lainnya adalah sebagai pengatur jarak tiap genteng agar rapi dan lebih “terikat”. Jarak antar reng tergantung pada ukuran genteng yang akan dipakai. Semakin besar dimensi genteng,semakin sedikit reng sehingga biaya pun lebih hemat.

B. Penutup atap

Penutup merupakan bagian yang menutupi atap secara keseluruhan sehingga terciptalah ambang atas yang membatasi kita dari alam luar. Ada berbagai pilihan penutup atap dengan pilihan bentuk dan sifat yang berbeda. Dua faktor utama yang harus dipertimbangkan dalam pemilihannya adalah faktor keringanan material agar tidak terlalu membebani struktur bangunan dan faktor keawetan terhadap cuaca (angin,panas,hujan). Faktor lain adalah kecocokan/keindahan terhadap desain rumah. Ukuran dan desain dari penutup atap juga memberi pengaruh pada struktur,misalnya konstruksi kuda-kuda,ukuran reng,dan sudut kemiringan.

C. Komponen pelengkap


Elemen pelengkap pada atap selain berfungsi struktural juga estetis.

Talang

Saluran air pada atap yang berfungsi mengarahkan air agar jatuh ketanah disebut talang. Talang dipasang mendatar mengikuti tiris atap kemudian dialirkan ke bawah melalui pipa vertikal.

Lisplang

Dari segi konstruksi,lisplang menciptakan bentukan rigid (kokoh,tidak berubah) dari susunan kasau. Pada pemasangan rangka penahan atap,batang-batang kasau hanya ditahan oleh paku dan ada kemungkinan posisinya bergeser. Disinilah lisplang berfungsi untuk mengunci susunan kasau tersebut agar tetap berada pada tempatnya. Dari segi estetika,lisplang berfungsi menutupi kasau yang berjajar dibawah susunan genteng/bahan penutup atap lain. Maka tampilan atap pada bagian tepi akan terlihat rapi oleh kehadiran lisplang.

Tim DuniaRumah dari serial rumah